Minggu, 13 November 2011
Kamis, 10 November 2011
rasa hampa
hari ini aku tiba-tiba saja merasa sedih. awalnya, aku hanya ingin coba-coba ikutan kuis twitter yg diadakan @PenerbitMizan. pertanyaannya, apa yang kamu lakukan kalau kamu jadi anak-anak lagi?
aku coba mengingat2 hal yang menarik sewaktu kecil. tapi tidak ada hal yang menyenangkan. lalu aku teringat perkataan ibuku ketika beliau memandikan khansa, anakku.
"dulu, ibu nggak pernah mandiin anak, loh. baru sekarang nih mandiin cucu. ibu juga nggak pernah tuh tidur sambil ngelonin anak."
hiks hiks ... aku hanya terpana mendengar pengakuannya.
pertanyaan mengapa dulu waktu kecil aku sering merasa hampa terjawab sudah. namun aku tidak menyalahkan ibu. kondisi saat itu membuatku maklum. bukan salah ibu semata.
tapi, dampak dari kurangnya sentuhan ibu kepada anak benar-benar akan terus dirasakan anak sampai dewasa. alhamdulillah, sekarang sih aku tidak merasa hampa lagi. sudah ada dua permata hati dan seorang lelaki berhati mulia yang mengisi hari-hariku.
ibu kini rajin memandikan dan menemani cucu-cucunya tidur. beliau ingin menebus kesalahannya dengan menyayangi cucu-cucunya sepenuh hati.
aku juga tidak mau mengulangi kesalahan yang sama dengan ibuku.
bagi anda yang mempunyai anak, berilah sentuhan cinta sejak dini. sentuhan itu bermanfaat sangat besar terhadap pertumbuhan psikologis anak.
aku coba mengingat2 hal yang menarik sewaktu kecil. tapi tidak ada hal yang menyenangkan. lalu aku teringat perkataan ibuku ketika beliau memandikan khansa, anakku.
"dulu, ibu nggak pernah mandiin anak, loh. baru sekarang nih mandiin cucu. ibu juga nggak pernah tuh tidur sambil ngelonin anak."
hiks hiks ... aku hanya terpana mendengar pengakuannya.
pertanyaan mengapa dulu waktu kecil aku sering merasa hampa terjawab sudah. namun aku tidak menyalahkan ibu. kondisi saat itu membuatku maklum. bukan salah ibu semata.
tapi, dampak dari kurangnya sentuhan ibu kepada anak benar-benar akan terus dirasakan anak sampai dewasa. alhamdulillah, sekarang sih aku tidak merasa hampa lagi. sudah ada dua permata hati dan seorang lelaki berhati mulia yang mengisi hari-hariku.
ibu kini rajin memandikan dan menemani cucu-cucunya tidur. beliau ingin menebus kesalahannya dengan menyayangi cucu-cucunya sepenuh hati.
aku juga tidak mau mengulangi kesalahan yang sama dengan ibuku.
bagi anda yang mempunyai anak, berilah sentuhan cinta sejak dini. sentuhan itu bermanfaat sangat besar terhadap pertumbuhan psikologis anak.
Minggu, 06 November 2011
[berbagi kisah] sudah berapa juz bacaan qur'anmu hari ini?
ini adalah cerita mimpi dari seseorang yang perkataannya dapat dipercaya.
ada seorang guru pengajian bermimpi berjumpa dengan muridnya yg telah meninggal dunia.di dalam mimpi itu, sang murid berpakaian putih bersih.
"ukhti mau ke mana, kok sudah rapi?" sang guru bertanya-tanya hendak ke mana dia berpakaian rapi seperti itu. sang guru takjub dengan pancaran wajah sang murid yang begitu bercahaya.
"aku mau ikut taklim bu yoyoh, bu."
"wah, mau dong ikutan."
"silakan."
sang guru pun mengikuti ke mana sang murid pergi. peserta pengajian semuanya berpakaian putih bersih. sang guru pun dengan hikmat mengikuti pengajian. tak lama kemudian, pengajian itu selesai. sang murid tampak bergegas hendak pergi lagi.
"sekarang mau ke mana, ukhti?"
"aku mau ikut taklim ust rahmat abdullah, bu."
"wah, lebih bagus lagi nih. ikut lagi boleh kan?"
"silakan, bu."
sang guru terus mengikuti langkah sang murid. dengan hikmat dia ikuti lagi pengajian tersebut sampai selesai. sang murid bersiap lagi hendak pergi.
"mau ke mana lagi sekarang, ukhti?"
"aku mau ikut taklim syekh yasin."
"subhanallah, lebih mantap lagi pengajiannya! boleh ikutan lagi?"
"maaf bu, sepertinya yg sekarang tidak bisa."
"kenapa?"
"ibu harus membawa anggur tanpa biji."
"ooh, iya. sekarang aku tidak bawa apa-apa. ya sudah tidak apa-apa. oh ya ukti, boleh bertanya kenapa dari awal tadi peserta pengajiannya semua berwajah berseri dan cerah?" tanya sang guru sambil melihat ternyata hanya dirinya yang tidak berpakaian putih dan wajahnya kurang berseri.
"ibu mau tau kenapa?"
"iya."
"ibu harus menambah lagi bacaan Al-Qur'annya. yang hadir tadi adalah orang-orang yang banyak membaca Al-Qur'an."
subhanallah. sang guru terhenyak diam. tak lama dia terbangun dari mimpinya.
-------------
sudah berapa juz bacaan qur'anmu hari ini?
bunda yoyoh membaca Al-Qur'an 3 juz dalam sehari.
ust rahmat abdullah tentu lebih banyak lagi.
syekh ahmad yasin lebih-lebih banyak lagi.
kita?
aku?
ada seorang guru pengajian bermimpi berjumpa dengan muridnya yg telah meninggal dunia.di dalam mimpi itu, sang murid berpakaian putih bersih.
"ukhti mau ke mana, kok sudah rapi?" sang guru bertanya-tanya hendak ke mana dia berpakaian rapi seperti itu. sang guru takjub dengan pancaran wajah sang murid yang begitu bercahaya.
"aku mau ikut taklim bu yoyoh, bu."
"wah, mau dong ikutan."
"silakan."
sang guru pun mengikuti ke mana sang murid pergi. peserta pengajian semuanya berpakaian putih bersih. sang guru pun dengan hikmat mengikuti pengajian. tak lama kemudian, pengajian itu selesai. sang murid tampak bergegas hendak pergi lagi.
"sekarang mau ke mana, ukhti?"
"aku mau ikut taklim ust rahmat abdullah, bu."
"wah, lebih bagus lagi nih. ikut lagi boleh kan?"
"silakan, bu."
sang guru terus mengikuti langkah sang murid. dengan hikmat dia ikuti lagi pengajian tersebut sampai selesai. sang murid bersiap lagi hendak pergi.
"mau ke mana lagi sekarang, ukhti?"
"aku mau ikut taklim syekh yasin."
"subhanallah, lebih mantap lagi pengajiannya! boleh ikutan lagi?"
"maaf bu, sepertinya yg sekarang tidak bisa."
"kenapa?"
"ibu harus membawa anggur tanpa biji."
"ooh, iya. sekarang aku tidak bawa apa-apa. ya sudah tidak apa-apa. oh ya ukti, boleh bertanya kenapa dari awal tadi peserta pengajiannya semua berwajah berseri dan cerah?" tanya sang guru sambil melihat ternyata hanya dirinya yang tidak berpakaian putih dan wajahnya kurang berseri.
"ibu mau tau kenapa?"
"iya."
"ibu harus menambah lagi bacaan Al-Qur'annya. yang hadir tadi adalah orang-orang yang banyak membaca Al-Qur'an."
subhanallah. sang guru terhenyak diam. tak lama dia terbangun dari mimpinya.
-------------
sudah berapa juz bacaan qur'anmu hari ini?
bunda yoyoh membaca Al-Qur'an 3 juz dalam sehari.
ust rahmat abdullah tentu lebih banyak lagi.
syekh ahmad yasin lebih-lebih banyak lagi.
kita?
aku?
Rabu, 03 Agustus 2011
(apa) sinetron favorit edisi ramadhan kali ini
Buat saya yang lagi cuti melahirkan, selain sibuk ngurus anak, kadang kala iseng juga ingin lihat sinetron yang lagi in di bulan ini (maklum emak2). Kalo anak lagi tidur, tangan iseng saja pencat-pencet channel tipi.
Semua sinetron berusaha tampil islami. Yang wanita berkerudung, terutama bintang utamanya. Yang laki-laki pakai baju koko dan kopiah. Walaupun tampil islami, cerita-ceritanya tetap saja nggak jauh dari cerita sinetron kebanyakan. Rebutan cewek/cowoklah, rebutan harta, rebutan warisan, senang lihat orang lain menderita, atau berusaha menzolimi si tokoh utama. Teu puguh ceunah. Mungkin ada sih yang lebih baik ceritanya. Tapi saya belum melihatnya di channel-channel tivi nasional.
Nah, ketika tanpa sengaja saya menekan saluran tivi B Channel, saya melihat film/sinetron yang berjudul NUR KASIH. Produksi negeri jiran. Wah, mungkin ini bakalan beda nih, pikir saya. Saya baru melihatnya dua kali. Kemarin dan hari ini. Setting tempatnya saja sudah beda. Rumah panggung (jadi inget ipin-upin), masih ada sawah, kebun, dll. Ala kampung sanalah. Acting pemainnya juga sangat wajar. Saya tidak melihat dari awal, jadi nggak tau mulanya bagaimana. Tapi kalau boleh menebak2, sinetron ini menceritakan tentang dua buah keluarga: keluarga ustad (lupa namanya, hehe) dan keluarga imam bakar.
Pak ustad merupakan orang terpandang di kampong itu. Mempunyai dua orang anak yang sudah dewasa: Aidil dan Adam. Aidil digambarkan sebagai sosok laki-laki muslim yang taat. Sayang orang tua. Patuh pada orang tua. Rajin menemani sang ayah yang sudah tua ke masjid. Sedangkan adam menggambarkan sosok anak gaul zaman sekarang. Sekolah di Australia, pergaulannya bebas, punya pacar bule.
Imam bakar mempunyai dua orang anak gadis. Yang tertua nur aminah namanya. Cita-citanya ingin menjadi wanita yang maju, bisa kuliah seperti temannya, Aisyah. Namun, kemiskinan menghalangi cita-citanya. Pilihan terakhirnya hanyalah menunggu dinikahkan saja oleh orang tuanya. Nur punya karakter kalem dan lembut. Maka tak heran, aidil diam-diam menyukainya.
Sedangkan anak imam bakar yang lain namanya sarah. Diam-diam dia suka pada aidil. Ia ingin sekali cepat menikah. Apalagi kalau dinikahkan dengan aidil yang dikaguminya itu. Sarah berperangai spontan dan manja.
Suatu hari, pak ustad jatuh sakit. Aidil berangkat ke ausie menjemput adam agar pulang ke Malaysia. Adam pun mau pulang dengan berat hati. Sang ayah sakit makin berat. Ada satu keinginannya sebelum dia meninggal: melihat anak-anaknya menikah. Lalu, sang ayah bertanya pada aidil apakah dia sudah punya calon? Dengan jujur aidil mengutarakan isi hatinya. Pilihannya jatuh pada gadis bernama nur aminah. Sedangkan adam, aidil memberitahu si ayah kalau adiknya itu sudah punya pilihan, Katrina namanya. Teman kuliahnya di ausie.
Lalu, pak ustad mengirimkan utusan ke rumah imam bakar untuk meminang nur. Hanya saja, nur dipinang bukan untuk aidil, tapi untuk adam. Betapa hancurnya hati aidil mengetahui hal itu langsung dari mulut ayahnya sendiri kalau sang ayah mengirim utusan bukan untuk meminang nur untuk dirinya.
Alas an sang ayah, adam memerlukan istri yang dapat membimbingnya ke jalan yang benar. Si ayah sangat mengkhawatirkan adam. Karena itulah, nur dipilih untuk mendampingi adam. Ibarat khadijah bagi Muhammad. Sang ayah tidak mencemaskan aidl. Dengan demikian, siapa pun istri aidil, sang ayah tidak perlu merasa khawatir karena menganggap aidil bisa menjaga dirinya sendiri.
Bagaimana dengan nur? Pinangan ini seakan menutup impian dan cita-citanya untuk bersekolah lebih tinggi. Dia tidak menyukai perjodohan ini. Begitu juga adam. Tapi keduanya tidak kuasa menolak perjodohan ini.
Ibu aidil tahu perasaan anak sulungnya ini yang sebenarnya. Tapi dia juga tidak bisa berbuat apa-apa mengingat ini adalah permintaan terakhir suaminya.
Suatu sore sebelum esok acara akad nikah, aidil memanggil adam untuk bicara yang sebenarnya. Tanpa menoleh siapa yang datang, aidil mengungkapkan isi hatinya. Dia tidak tahu kalau yang datang adalah sarah. Sarah yang mendengar kalau aidil menyukai kakaknya nur, merasa dikhianati sang kakak. Dia marah sekali pada nur. Padahal, nur tidak tahu sama sekali tentang persoalan perasaan ini.
Bagaimana nih kelanjutannya? Apakah adam dan nur jadi menikah? Bagaimana aidil menghadapi perasaannya sendiri kepada calon adik iparnya? Lalu bagaimana dengan sarah? Hihihi. Seru juga nih. Kayak cerita novel. Saya membayangkan kalau ini dijadikan novel keren juga. Mengaduk-aduk perasaan. Sedih banget loh ketika melihat ekspresi aidil tentang keputusan ayahnya ini. Hiks hiks hiks…. dah gitu lagunya juga bikin sedih.... dah gitu pemainnya ganteng2... hehe.
oh ya, film ini sudah tayang di malaysia mei lalu. penontonnya banyak juga loh.
Ya udah deh. Besok sore nonton lagi aja ya. Hehehe. Jadi korban sinetron deh.
Semua sinetron berusaha tampil islami. Yang wanita berkerudung, terutama bintang utamanya. Yang laki-laki pakai baju koko dan kopiah. Walaupun tampil islami, cerita-ceritanya tetap saja nggak jauh dari cerita sinetron kebanyakan. Rebutan cewek/cowoklah, rebutan harta, rebutan warisan, senang lihat orang lain menderita, atau berusaha menzolimi si tokoh utama. Teu puguh ceunah. Mungkin ada sih yang lebih baik ceritanya. Tapi saya belum melihatnya di channel-channel tivi nasional.
Nah, ketika tanpa sengaja saya menekan saluran tivi B Channel, saya melihat film/sinetron yang berjudul NUR KASIH. Produksi negeri jiran. Wah, mungkin ini bakalan beda nih, pikir saya. Saya baru melihatnya dua kali. Kemarin dan hari ini. Setting tempatnya saja sudah beda. Rumah panggung (jadi inget ipin-upin), masih ada sawah, kebun, dll. Ala kampung sanalah. Acting pemainnya juga sangat wajar. Saya tidak melihat dari awal, jadi nggak tau mulanya bagaimana. Tapi kalau boleh menebak2, sinetron ini menceritakan tentang dua buah keluarga: keluarga ustad (lupa namanya, hehe) dan keluarga imam bakar.
Pak ustad merupakan orang terpandang di kampong itu. Mempunyai dua orang anak yang sudah dewasa: Aidil dan Adam. Aidil digambarkan sebagai sosok laki-laki muslim yang taat. Sayang orang tua. Patuh pada orang tua. Rajin menemani sang ayah yang sudah tua ke masjid. Sedangkan adam menggambarkan sosok anak gaul zaman sekarang. Sekolah di Australia, pergaulannya bebas, punya pacar bule.
Imam bakar mempunyai dua orang anak gadis. Yang tertua nur aminah namanya. Cita-citanya ingin menjadi wanita yang maju, bisa kuliah seperti temannya, Aisyah. Namun, kemiskinan menghalangi cita-citanya. Pilihan terakhirnya hanyalah menunggu dinikahkan saja oleh orang tuanya. Nur punya karakter kalem dan lembut. Maka tak heran, aidil diam-diam menyukainya.
Sedangkan anak imam bakar yang lain namanya sarah. Diam-diam dia suka pada aidil. Ia ingin sekali cepat menikah. Apalagi kalau dinikahkan dengan aidil yang dikaguminya itu. Sarah berperangai spontan dan manja.
Suatu hari, pak ustad jatuh sakit. Aidil berangkat ke ausie menjemput adam agar pulang ke Malaysia. Adam pun mau pulang dengan berat hati. Sang ayah sakit makin berat. Ada satu keinginannya sebelum dia meninggal: melihat anak-anaknya menikah. Lalu, sang ayah bertanya pada aidil apakah dia sudah punya calon? Dengan jujur aidil mengutarakan isi hatinya. Pilihannya jatuh pada gadis bernama nur aminah. Sedangkan adam, aidil memberitahu si ayah kalau adiknya itu sudah punya pilihan, Katrina namanya. Teman kuliahnya di ausie.
Lalu, pak ustad mengirimkan utusan ke rumah imam bakar untuk meminang nur. Hanya saja, nur dipinang bukan untuk aidil, tapi untuk adam. Betapa hancurnya hati aidil mengetahui hal itu langsung dari mulut ayahnya sendiri kalau sang ayah mengirim utusan bukan untuk meminang nur untuk dirinya.
Alas an sang ayah, adam memerlukan istri yang dapat membimbingnya ke jalan yang benar. Si ayah sangat mengkhawatirkan adam. Karena itulah, nur dipilih untuk mendampingi adam. Ibarat khadijah bagi Muhammad. Sang ayah tidak mencemaskan aidl. Dengan demikian, siapa pun istri aidil, sang ayah tidak perlu merasa khawatir karena menganggap aidil bisa menjaga dirinya sendiri.
Bagaimana dengan nur? Pinangan ini seakan menutup impian dan cita-citanya untuk bersekolah lebih tinggi. Dia tidak menyukai perjodohan ini. Begitu juga adam. Tapi keduanya tidak kuasa menolak perjodohan ini.
Ibu aidil tahu perasaan anak sulungnya ini yang sebenarnya. Tapi dia juga tidak bisa berbuat apa-apa mengingat ini adalah permintaan terakhir suaminya.
Suatu sore sebelum esok acara akad nikah, aidil memanggil adam untuk bicara yang sebenarnya. Tanpa menoleh siapa yang datang, aidil mengungkapkan isi hatinya. Dia tidak tahu kalau yang datang adalah sarah. Sarah yang mendengar kalau aidil menyukai kakaknya nur, merasa dikhianati sang kakak. Dia marah sekali pada nur. Padahal, nur tidak tahu sama sekali tentang persoalan perasaan ini.
Bagaimana nih kelanjutannya? Apakah adam dan nur jadi menikah? Bagaimana aidil menghadapi perasaannya sendiri kepada calon adik iparnya? Lalu bagaimana dengan sarah? Hihihi. Seru juga nih. Kayak cerita novel. Saya membayangkan kalau ini dijadikan novel keren juga. Mengaduk-aduk perasaan. Sedih banget loh ketika melihat ekspresi aidil tentang keputusan ayahnya ini. Hiks hiks hiks…. dah gitu lagunya juga bikin sedih.... dah gitu pemainnya ganteng2... hehe.
oh ya, film ini sudah tayang di malaysia mei lalu. penontonnya banyak juga loh.
Ya udah deh. Besok sore nonton lagi aja ya. Hehehe. Jadi korban sinetron deh.
Selasa, 02 Agustus 2011
khansa khairunnisa
Sabtu, 18 Juni 2011
Jumat, 17 Juni 2011
Langganan:
Postingan (Atom)