Kamis, 18 Desember 2008

Pernikahan Cinderella

tulisan lama:
-----------------------------
Aku tergelitik nulis ini ketika seorang teman memberikan nasihat kepadaku tentang makna sebuah pernikahan. Tulisan ini juga aku persembahkan buat temenku yang bentar lagi mo merit.

Yang dimaksud dengan pernikahan cinderella adalah pernikahan yang mempunyai mimpi bak cinderella. Dia tidak menapak di bumi dan hanya ada di awang-awang. Pernikahan yang dianggap sempurna. Biasanya orang yang menginginkan pernikahan model ini adalah mereka yang mempunyai mimpi sempurna tentang sebuah pernikahan. Dia membayangkan akan mendapatkan pasangan yang sempurna ibarat pangeran dan tuan putri. Diawali dengan prosesi pernikahan yang megah tanpa mempedulikan bagaimana ke depannya. Pernikahan yang diawali oleh rasa cinta menggebu tanpa mempersiapkan jiwa menghadapi pasang surutnya. Pernikahan yang diawalnya dia membayangkan akan mendapatkan kebahagiaan selalu tanpa mempersiapkan diri menghadapi kemelutnya. Dan ketika dia dihadapkan pada kenyataan yang pahit, dia tidak siap. Akhirnya, memutuskan dengan mudah kata mundur.

Pernikahan adalah sebuah fase hidup yang pasti akan dijalani oleh setiap manusia (kecuali mereka yang menafikan fitrahnya sebagai manusia). Sebuah fase hidup yang nggak setiap orang sukses melaluinya. Kita tidak bisa menjalaninya tanpa perbekalan dan persiapan mental. Materi masih bisa dicari. Tapi kalo secara mental tidak siap, segunung materi pun tidak akan menjamin kelanggengannya. Sudah banyak sekali contoh perceraian yang menghancurkan sebuah rumah tangga. Berbagai alasan menjadi penyebab perceraian itu.

Dari semua cerita perceraian yang aku dengar, aku mendapatkan sebuah kesimpulan bahwa sukses tidaknya sebuah pernikahan tergantung dari niat di awal pernikahan. Maksudnya begini. Pernikahan adalah sesuatu yang baik, di dalamnya terdapat banyak kebaikan dan pahala. Apabila sesuatu yang baik tidak diawali oleh niat yang baik pula, maka hilanglah kebaikan itu. Islam sudah memberikan arahan kepada manusia bahwa pernikahan itu harus diniatkan sebagai ibadah kepada Allah. Karena itu, semua prosesnya harus terjaga dari niat-niat buruk dan cara-cara yang buruk pula.

Selain itu, pernikahan juga harus diawali oleh rasa sama-sama ikhlas kedua orang yang mau menjalaninya. Ikhlas menerima segala kelebihan dan kekurangan. Apabila salah satu sudah mempunyai ganjalan di awal dan itu tidak terselesaikan, maka siap-siaplah ganjalan itu akan menjadi boomerang yang bisa menghancurkan rumah tangga di kemudian hari.

Orang yang akan hidup bersama kita bukanlah manusia yang sempurna, pasti ada kekurangannya. Kebanyakan manusia selalu siap menerima kelebihan pasangannya, tapi sangat sulit menerima kekurangannya. Ada di antara manusia yang menunda menikah hanya karena belum siap menerima kekurangan. Biasanya orang yang seperti ini mempunyai standar tinggi dalam mencari pasangannya. Dia ingin meminimalis kekurangan yang ada pada diri pasangannya. Dia ingin yang perfect. Tapi dia lupa berkaca pada dirinya sendiri yang pasti mempunyai kekurangan juga. Atau bisa jadi, dia mempunyai sosok idaman, dan dia ingin mempunyai pasangan yang memiliki kesamaan dengan idamannya itu, yang tentu saja tidak semua orang memilikinya.

Dan yang paling penting dari sebuah pernikahan adalah KOMITMEN dan KOMUNIKASI. Begitu kata beberapa teman yang sudah menjalaninya. Komitmen sangat dibutuhkan ketika ada perselisihan, kekurangcocokan, dan gempuran masalah. Komitmen diperlukan ketika ada yang sudah berpindah haluan. Komitmen inilah yang akan mengembalikan semua pada tempatnya, pada haluan utama yang ingin dituju bersama. Dan komunikasi bisa menyelesaikan semua yang tersumbat. Semua bisa diutarakan dengan gamblang dan jelas. Apabila komunikasi ini ada yang
tersumbat, siap-siaplah akan muncul kesalahpahaman. Untuk menghindari komunikasi buruk, keterbukaan dan kejujuran adalah kuncinya.

Hal lain yang juga harus diperhatikan adalah kesamaan visi dan misi hidup orang yang akan mengarunginya. Ini juga penting agar tidak ada dua haluan. Agar ada kesamaan langkah dan kekompakan. Bisa dibayangkan bila orang yang ada di dalamnya tidak memiliki kesamaan langkah. Mau dibawa ke mana pernikahan ini? Akan sangat melelahkan bila tidak dari awal kita menyamakan langkah.

Itulah hal penting yang aku catat dari perbincangan itu. Mungkin ada hal penting lainnya. Kamu bisa menambahkan.

Rabu, 17 Desember 2008

yuk, belajar berkenalan!

Raihana kini dah apal loh semua anggota keluarga di rumah nenek. Hehehe. Iya nih secara lebih sering ngabisin waktu di sana.

 

Kalo ditanya mana umi?? Dia akan menunjuk aku (terharu abis.. hehehe. Senang dah diakui sebagai umi). Ditanya mana abi… dia akan menunjuk sang abi (udah bukan fotonya doang. hehehe). Ditanya mana mbah… walo si embah lagi di dapur, dia akan lari-lari ke dapur terus nunjuk sang embah. di tanya bupuh mana... dia juga akan menunjuk bupuh. Ditanya om bayu, om aris, pakde budi, dedek Fatimah… dia akan menunjuk dengan tepat.

 

Sekarang yang akan diperkenalkan kemudian (jadi peer emaknya nih) adalah mengenalkan sodara sepupunya dari pihak abi yang seabrek-abrek banyaknya, mengenalkan uwak2nya, mengenalkan mamangnya. Secara keluarga si abi banyak, pelan-pelan aja kali yee….

 

siapa lagi yang mau kenalan sama raihana?

yuk, raihana… kita berkenalan!

 

(emaknya raihana waktu baru lulus kul mejeng bareng keluarga)

Senin, 15 Desember 2008

[ANB] titip rindu

sungguh aku rindu

pada semut meraaaaaah (ups, kok jadi lagu?)

jadi ingat masa-masa dulu

dengan segala kegilaan, keriangan, kebetean.

tapi tak membuatku hendak beranjak pergi

sungguh aku rindu

pada buku-buku referensi darimu

sungguh aku rindu

pinjaman buku harry pottermu

sungguh aku rindu

pada pizzamu

mungkin aku bukan teman yang baik buatmu

dengan segala kecuekanku

keegoisanku

tapi sungguh kuingin hadirmu

-----------------------------------

untuk bulatpenuh, ernams, ianaja

(dan yang nggak disebut namanya mohon jangan marah)

Senin, 08 Desember 2008

hobi baru si emak

harap dimaklumi ya buat para pembaca sekalian, emak yang satu ini lagi gandrung ama anaknya sendiri. biasa deh namanya ibu-ibu. hehehee.

si emak ini sekarang hobi banget mandangin wajah si bocah lekat-lekat ketika si bocah lagi tertidur pulas. demen banget kalo pas lagi memandangin gitu, tau -taunya si bocah senyum-senyum sendiri. pasti lagi mimpi indah, batin si emak.

atau kerjaan lain si emak, terus-terusan melototin ekspresi si bocah ketika lagi asyik maen. seru aja liat si bocah saat lagi riang bermain, teriak2 girang, ketawa, ato nangis gara2 kejedot, or jatoh sewaktu lagi jalan. klo pas lagi nangis karena hal itu, tinggal liat aja rona merah di tubuhnya. di situlah letak yang sakit. tinggal dielus-elus sayang aja and bilang, "mangkanya hati-hati ya nak, klo lagi maen...." lalu nggak lama kemudian jerit2an lagi kegirangan. si emak demen denger suara ceriwis si bocah yang dari bangun ampe tidur lagi pasti deh, "apa, apa, apa...." semua ditanyain.

si bocah baru bisa diem saat lagi tidur pulas. saat itulah semua bernafas lega. hahaha. nggak ding. bukan karena kesal ato gimana yah. abis lumayan juga mendampinginya selagi terjaga. si omnya aja baru satu jam maen ama si bocah dah banjir keringet. padahal bodi si om gede gitu. si abi juga nggak bisa berlama-lama main dengan si bocah. lebih suka repot di dapur, masak, daripada jagain. hehehe.

nah, gimana tuh dengan si emaknya si bocah, and kakek-neneknya si bocah? bisa kebayang deh seharian bersamanya. tapi ya itu, rasa lelah nggak akan dirasa sewaktu bersamannya. kita seperti terhipnotis. penuh rasa bahagia. jadi capeknya ga kerasa gitu deh. neneknya aja sampe sibuk nelepon mulu minta si bocah maen ke rumah nenek tatkala kami sedang wiken di rumah. kangen katanya klo sehari nggak liat. dah jadi soulmate kayaknya deh si bocah ama neneknya ini.

oh ya, sekarang si bocah dah bisa jalan loh. and makin ceriwis ajah.

doooh... si emak lagi kangen nih. huhuhu....

Jumat, 05 Desember 2008

yang selalu ada di hati

ngomong-ngomong soal persahabatan, kok aku belakangan ini jadi teringat kenangan2 dulu. kerjaannya jadi suka melamun membuka memori lama kisah lalu. terutama kisah2 yang terkait dengan tema ini.

aku punya cerita tentang kisah persahabatan yang sangat berkesan bagiku. begini ceritanya.

sejak kecil, aku seorang penyendiri. mau ngapa2in lebih suka sendiri. mungkin karena aku cewek satu-satunya di keluarga sehingga ke kakak atau adikku nggak gitu nyambung seleranya. aku cukup tomboy waktu smp-sma. yang jadi contoh selalu gaya-gaya berpakaian ala kakak-adikku yang emang cowok semua. aku sampe nggak punya rok selain rok sekolah. setiap mau beli baju, aku selalu lari ke stan cowok. seru kayaknya ngikutin style cowok. macho. efek lainnya, aku jadi sok mandiri gitu. ke mana-mana sendiri. ngapa2in sendiri. asyik deh aku dengan duniaku.

aku sempat nggak percaya dengan yang namanya sahabatan. bagiku sahabat or temen itu buang waktu. ribet. aku juga pernah dikecewakan oleh orang yg kuanggap sahabat waktu sma. kecewa beraaaat! akhirnya, ya sudah, jalani hidup ini alone aja. mau nyungsep kek, mo nungging kek, ya sendiri aja nggak ada yg repotin.

namun, semua itu berubah sejak aku hijrah ke bandung.
--- bersambung ---

Rabu, 26 November 2008

raihana's day!

alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan anak perempuan manis dan pintar kepada kami: raihana putri rahmani yang kini genap berusia 1 tahun.

semua berjalan tanpa terasa.

masih ingat di otakku bagaimana wajahnya pertama kali sesaat setelah dikeluarkan dari rahimku. masih terekam kuat suara tangisnya yang sangat khas yang sangat aku kenal walau tanpa harus melihat dirinya.

masih ingat bagaimana paniknya aku ketika si mungil pertama kali mencret, pilek, batuk, panas....

masih ingat dalam hatiku senyum manisnya, mata genitnya, bibir monyongnya... di awal-awal bulan kelahirannya.

masih ingat dalam pikiranku ucapan pertama yang dia katakan, antusiasnya mengekplorasi sekeliling...

masih ingat dalam hatiku pertama kali dia belajar berguling, belajar merangkak, belajar melangkahkan kaki...

masih ingat dalam jiwaku kemarahanku, omelanku, keluhku, ketidaksabaranku, kelalaianku, ketidakmampuanku... memberikan yang terbaik untuk si mungil....

tanpa terasa, satu tahun sudah dia bersamaku, dipelukanku, di hatiku.

darinya aku belajar semangat, darinya aku belajar kehidupan....

nak, maafkan segala kesalahan umi ya.

umi doakan selalu, kamu menjadi anak yang salehah, kuat, sehat, cerdas, bermanfaat bagi orang banyak, berbakti pada agama dan orangtua.

amien.

Minggu, 09 November 2008

berkunjung, yuk!




ahad awal bulan nov ini, abi semangat banget mengajak rai ke bonbim. nenek rai juga sangat menganjurkan secara rai sangat sulit menemukan ayam bila ada di rumah nenek. sedangkan rai jago sekali meniru suara ayam.

rai senang sih walo terlihat capek. makannya tetap semangat!