Rabu, 25 Juli 2007

malikah dan tantenya yang cantik




ughh... gemes banget deh ama malikah. kok bisa kompakan gini ya waktu difoto.

ceritanya aku lagi latihan gendong bayi. buat persiapan. hehehe. lama kelamaan, kok aku jadi makin suka ya ama anak bayi. tadinya sih nggak gitu suka. hhhmmm....

dedek... ibu makin rindu menunggumu....

*mmuuah buat dedek dan malikah*

Jumat, 13 Juli 2007

melukis wajahmu di hatiku

aku melukis wajahmu, bukan di kanvas, bukan di kertas. tapi dalam hatiku.

maka aku tak pernah bosan memandangi wajahmu. mempelajari setiap garis wajah, menghitung tahi lalatmu. di sela-sela tidur damaimu atau saat kau lengah dariku.

kadang kau bertanya, "mengapa sih memandangi wajahku terus?"

"aku ingin melukis wajahmu"

kau hanya tersenyum.

lalu aku pindahkan semua gambar yang kurekam dengan kuas cintaku dan aku pun mulai melukiskannya.

aku bukan pelukis. tapi aku puas dengan hasil lukisanku.

karena kini, wajahmu selalu ada di hatiku.

*sore2menjelangpulangsaatkangenmenyapahuhuhuhu*

 

Minggu, 08 Juli 2007

amazingnya denger detak jantung bayiku!

ahad kemarin, aku akhirnya menetapkan diri untuk memeriksakan kehamilanku secara rutin di bidan terdekat. inilah pemeriksaan kehamilan ketigaku. alhamdulillah, bidannya sabar, baikkk banget, dan ramah. selama dua kali aku ke dokter, baru di sini aku mendapatkan keramahan dan penjelasan yang lengkap. apa yang harus aku hindari, apa yang harus aku lakukan untuk menjaga kehamilanku. bidan dermina namanya. aku ke sini atas saran para tetangga yang udah banyak yang melahirkan di situ. biayanya pun sangat terjangkau. aku nggak perlu terkaget2 lagi waktu menerima obat dari bu bidan. obatnya generik tapi punya kualitas yang sama dengan yg bermerek.

waktu kunjungan pertama, aku ke RS Pasar Rebo. di sana dokternya ramah sih, cuma karena banyaknya pasien membuatku sulit untuk ngobrol2 lama dengannya. udah gitu lokasinya termasuk jauh klo dari depok. kedua, aku ke klinik b***r di depok. dokternya cuma meriksa terus nulis resep. nanya juga seperlunya aja. ketika aku menanyakan keluhan yang aku rasanya. jawabannya singkat2 aja. hhmm... belum lagi ketika aku membayar di kasir. tarif periksa dokternya sih standarlah untuk spesialis. tapi harga obatnya yg ga ketulungan. padahal aku cuma dikasih obat vitamin aja. harga obat di RS Pasar Rebo masih mendinganlah. aku cuma bisa ngelus dada. akhirnya, aku memutuskan kapok ke situ lagi. huhuhu....

di tempat bidan inilah pertama kali aku didengarkan suara detak jantuk bayiku. kecepatannya 152/menit. normal kata bidan. nadanya teratur sekali. usianya pas 16 minggu. waktu mendengarnya pertama kali... aku terbengong2. inikah jantung bayi dalam rahimku? ternyata memang benar ada makhluk mungil di situ. tentu saja, aku bahagiaaaa banget! sama rasanya ketika pertama kali merasakan gerakan2 lembut di rahimku. subhanallah!

hal yang paling mengesankan bagi seorang calon ibu adalah ketika mengikuti setiap perkembangan bayi di dalam rahimnya. setiap rasa sakit, mual, pusing, atau apalah yang dirasakan selama hamil seolah-olah tidak berarti lagi ketika mengetahui si bayi tumbuh dan lahir dengan kondisi sehat.

nak, tumbuhlah terus yang sehat dan kuat ya! kalaupun ibu sering mengajakmu jalan kaki, ibu harap kamu tetap kuat! walau ibu suka kelamaan menahan lapar, ibu harap kamu tetap sabar... semoga kamu bisa mengerti...

ibu dan bapak sayang banget ke kamu! ibu dan bapak akan terus berdoa untukmu.

Selasa, 03 Juli 2007

pagi yang ajaib! amazing!

tadi subuh aku bangun seperti biasa. aku nggak langsung meninggalkan tempat tidur. masih pengen banget rebahan dulu. di sampingku sudah nggak ada siapa2. suamiku sudah dari tadi bangun dan shalat subuh. mungkin sudah di masjid, pikirku.

aku diam sejenak menikmati suasana hening. nikmat sekali. tiba-tiba, di perutku ada sesuatu yang seperti memukul2 lembut! ndut... ndut... dua kali pukulan lembuuut banget! hah! aku langsung kaget. apa ini? apa perutku udah mulai protes minta makan? tapi kok ga sama rasanya dengan kelaperan (sering ngerasain soalnye. hehehe...) apa tanda2 mau ke belakang? ah, tapi kok nggak mules2. jangan2... itu si dedek yang udah mulai belajar nendang? waaaa... seneng banget deh!!! begini toh rasanya ya ditendang si dedek... huhuhu... aku langsung merasa takjub 2000x. langsung aja aku teriak manggil2 suamiku.... hehehe... aku lalu shalat subuh dengan perasaan bahagia!

ah, dedek... kamu senang abis diajakin ngobrol ibu ya? emang sih, sebelum bobo aku ajak ngobrol si dedek sambil ngelus2 perut. semalam aku dan suami juga udah mulai membicarakan nama buah hati kami. kalo perempuan apa, kalo laki-laki apa (masih rahasia loh). kami udah punya nih. tinggal dikonsultasikan ke ahlinya yang ngerti susunan bahasa arab.

aaaahhh... senangnya! walau sebelum berangkat aku dan suami sempet rapat keluarga masalah yang lumayan pelik, tapi si dedek sudah lebih dulu menghibur kami....

jadinya, pagi ini terasa begitu AJAIB!

besok2, nendang2 lagi ya dek. tapi jangan kenceng2. jangan mau kalah sama temen kamu, buah hatinya si nyam2 yang udah jago nendang2 itu. ibu janji deh bakalan mau cerita banyak hal ke kamu. hihihii....

Minggu, 01 Juli 2007

Apotik online dan media informasi obat - penyakit :: m e d i c a s t o r e . c o m

http://medicastore.com/
link bagus nih, jadi kita bisa cek obat apa yang diberikan dokter buat kita. biar ga asal minum. klo bisa mah, cek dulu baru beli....

Sabtu, 30 Juni 2007

foto abstrak




diambil sepanjang perjalanan pulang dari puncak, kamis, 28 juni lalu, bersama2 temen kantor. dengan menggunakan kamera [pinjaman] digital no blitz... izeng aza zih....

Kamis, 14 Juni 2007

bikin kuah bakso, lezaaaaaaattt!

Rating:★★★★
Category:Other
di usia kehamilan memasuki trimester kedua ini, aku jadi suka banget makanan berkuah segar. asinan.. hhmm... top! cuma klo keseringan nggak bagus juga buat lambung. cukanya itu loooh. nah... yang bikin ketagihan itu ya kuah bakso. pengen makan bakso di luaran takut sama zat penyedap makanannya. walo mungkin baksonya udah diklaim nggak pake pengawet, boraks, etc, tetep aja kan kuahnya kemungkinan besar tetep pake penyedap (kaldu atawa vetsin).

aku tentu aja nggak mau dulu mengonsumsi makanan yang masih pake zat2 kimia seperti itu. demi si dedek dunk. nah, klo dah mulai eneg dan pengen yang seger2, pilihan terbijak adalah bikin sendiri kuahnya. murah meriah lagi. klo isinya sih terserah aja. bisa pake tahu putih, sawi, telor, atau bakso bikinan sendiri.

bumbu kuahnya pun simpel. hanya lada dan bawang putih. klo pengen lebih sedap bisa ditambah ceker ayam atau tetelan sapi.

bahan kuah:
1. lada secukupnya (semua kira2 aja deh. hehehe. abis masaknya jarang pake ukuran sih).
2. bawang putih secukupnya
3. tetelan daging sapi atau ceker ayam (kalo nggak mau ceker, boleh juga potongan tulang ayam).
4. garam secukupnya.

isi:
1. tahu cina
2. bakso
3. sawi
4. telur puyuh
5. seledri
6. daun bawang
7. bawang goreng

cara masak:
1. jerang air secukupnya. masukkan tetelan atau ceker. masak hingga keluar kaldunya.
2. haluskan lada dan bawang putih. masukkan dan diamkan hingga mendidih.
3. potong2 tahu, telor, sawi, bakso dll sesuai selera. masukkan ke dalam mangkok.
4. tuang kuah ke dalam mangkok. nikmati selagi panas.
5. tambahkan bawang goreng, seledri, daun bawang jika suka.

hhhmmm... enaaaakkkk....

NG: gambar di atas bukan gambar sebenarnya. nggak sempet difoto. kurang lebih tampilannya kayak gini deh. gambar diambil dari: httpescoret.netblogwp-contentuploads200609b-kakap.jpg